Rabu, 24 Agustus 2016

Susi Similikiti, Istri Tukul Arwana Meninggal


Istri Tukul Arwana yang tenar dengan nama Susi Similikiti meninggal dunia di RS Brawijaya, Jakarta Selatan, Selasa (23/8/2016).
Belum ada kepastian tentang penyebab Susi menghembuskan nafas terakhirnya. Adik Tukul, Suwadi, mengakui Susi memang sudah lama mengidap penyakit asma.
Susi kerap menggunakan alat bantu untuk mengantisipasi asmanya. Namun pada Selasa (23/8/2016) anak Tukul yang bernama Wahyu Jovan Utama berteriak.
Jovan kata dia melihat ibunya diam begitu saja di kasur tipis rumahnya.
Susi kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Brawijaya yang tak jauh dari kediaman Tukul, Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Setelah pihak rumah sakit memastikan Susi meninggal. Susi langsung dibawa ke rumahnya lagi sekitar pukul 18.00 WIB.
Meninggalnya Susi membuat gempar masyarakat Cipete Utara.
Pasalnya Susi masih terlihat sehat saat mengikuti pengajian bersama masyarakat Cipete Utara, Senin (22/8/2016).
Insert : Gamis Katun Jepang Murah Berkualitas
Pin BB : 27e3c74e
WA :+6282242318804
FB : Gamis Katun Dan Pakaian Anak Ummu Nuriel

Masyarakat langsung berdatangan ke rumah Susi untuk melayat. Sahabat Tukul juga berdatangan ke rumah duka.
Dari pantauan terlihat Tarzan, Pepi, dan Cak Lontong duduk menemani Tukul di meja makan.
Begitupun dengan Agum Gumelar yang menyempatkan diri hadir di rumah duka.
Sementara ini Tukul masih belum bisa diwawancarai.
Susi kerap menggunakan alat bantu untuk mengantisipasi asmanya.
SUMBER : TRIBUNNEWS

Kopi Merk "Jessica" Beredar


Kopi berlabel 'Jessica' bikin heboh dunia maya. Kopi tersebut dijual secara online, hingga bikin banyak orang penasaran.
Pembuatnya adalah Haris G Bastian, warga Surabaya. Untuk menggencarkan penjualannya, dia mempromosikan produknya lewat laman Facebook, dan langsung mendapatkan banyak tanggapan, pembeli.

Haris menawarkan kopi tersebut dengan harga Rp 20 ribu, sesuai dengan kemasannya yang diperbesar. Dengan mendirikan CV Ras Muhammad, dia memulai usaha jual beli kopi dalam bentuk sachet tersebut sejak dua bulan lalu.

"Idenya sendiri berasal dari kasusnya Jessica," ungkap Haris saat dihubungi merdeka.com, Selasa (23/8).

Tidak mudah untuk mempromosikan produk tersebut. Awalnya, Haris menawarkan kopi buatannya ke sejumlah toko, namun tak semua toko mau menerima. 

Tetapi, Haris tak menyerah. Dia coba pemasaran online. "Saya taruh Facebook, malah ramai," kenangnya.


Insert : Gamis Katun Jepang Murah Berkualitas
Pin BB : 27e3c74e
WA :+6282242318804
FB : Gamis Katun Dan Pakaian Anak Ummu Nuriel

Demi merebut pasar, Haris mencoba berkreasi dengan mengubah kemasannya, dari berukuran kecil dibuat menjadi lebih besar. Banyak yang penasaran dengan nama 'Jessica' dan akhirnya mencoba.

"Saya membangunnya sendirian. Kopinya sendiri saya beli dari Jember. Ada robusta, kebanyakan liberica," ujarnya.

Sejak itu, pesanan mulai ramai. Pemesannya pun datang dari berbagai daerah, ada yang dariJakarta, Bandung, Solo maupun Kalimantan.

"Lumayan sampai lusinan," ucapnya singkat.

Meski demikian, Haris mengaku pembuatan kopi tersebut murni untuk kepentingan bisnis, bukan menjelekkan Jessica yang kini menjadi terdakwa kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin.

"Enggak ada niat menjelek-jelekkan," tutupnya.

SUMBER : MERDEKA>COM

Ruhut Plesetkan HAM "Hak Asasi Monyet"


Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah telah melaporkan politikus Partai Demokrat, Ruhut Sitompul, ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) atas pernyataan memplesetkan kepanjangan dari Hak Asasi Manusia (HAM) menjadi Hak Asasi Monyet. 

Anggota MKD Muhammad Syaffi menyatakan pihaknya akan menggelar sidang perdana atas kasus Ruhut Sitompul tersebut pada 31 Mei mendatang. Keputusan tersebut diambil setelah MKD menggelar rapat, Rabu (18/5) siang. 

"Kita mulai sidang tanggal 31 Mei," kata Syafii di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (18/5). 

Insert : Gamis Katun Jepang Murah Berkualitas
Pin BB : 27e3c74e
WA :+6282242318804
FB : Gamis Katun Dan Pakaian Anak Ummu Nuriel

Syafii memberi sinyal akan menjatuhkan sanksi yang tegas terhadap Anggota Komisi III DPR tersebut. Sebab, dalam tata tertib setiap Anggota DPR diwajibkan berlaku sopan. 

"Dan sudah menjadi baku di dunia, bahwa HAM itu harus dijunjung tinggi, tapi ini justru istilah Hak Asasi Manusia itu sudah dilecehkan dengan istilah HAM itu menjadi Hak Asasi Monyet," kata Politikus Gerindra ini. 

Seperti diketahui, PP Pemuda Muhammadiyah melaporkan Ruhut atas dugaaan melanggar kode etik karena pernyataan yang dilontarkannya saat rapat kerja antara Komisi III dengan Kapolri, Rabu (20/4). 

Dalam rapat tersebut, Ruhut menyatakan dukungannya kepada Densus 88 dan mengkritik organisasi pemuda Muhammadiyah yang membela Siyono atas nama Hak Asasi Manusia. Ruhut pun sempat memplesetkan HAM sebagai Hak Asasi Monyet.

SUMBER : MERDEKA>COM

PAN Usung Risma ?


Partai Amanat Nasional menjadi salah satu partai politik yang belum menentukan sikap jelang Pilkada 2017 di DKI Jakarta. PAN masih dalam posisi mempertimbangkan nama-nama yang akan didukung melenggang di ajang Pilkada DKI.

Dari sekian nama yang muncul, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menjadi salah satu figur yang dipertimbangkan untuk diboyong PAN ke Ibu Kota.

Ketua Dewan Pimpinan Pusat PAN Yandri Susanto mengungkapkan tak hanya Risma yang diincar untuk menjadi calon dari PAN. Namun nama Risma diakui menjadi sorotan lantaran kerap dibicarakan publik belakangan.

"Ada (Sandiaga) Uno, Yusril, Sjafrie Sjamsoeddin, dan Risma juga belum tertutup," kata Yandri saat ditemui di gedung DPR/MPR RI, Selasa (23/8).

Selain nama-nama yang berasal dari eksternal tersebut, Yandri juga menyinggung nama Suyoto yang merupakan kader internal PAN. Mantan bupati dua periode di Brojonegoro tersebut diklaim memperbanyak pilihan PAN jelang masa pendaftaran calon.

Yandri meyakini masih banyak tokoh yang memiliki mutu di atas bakal calon petahana Gubernur Basuki Tjahaja Purnama. Itulah yang membuat Yandri meyakini PAN tak akan kehilangan akal mencari pesaing Ahok, sapaan Basuki.

Yandri juga menyinggung demokrasi di Indonesia sering kali memunculkan anomali yang mencengangkan. Menurutnya, pasangan calon yang elektabilitasnya tinggi bisa saja kalah oleh pasangan yang elektabilitasnya rendah.

Oleh sebab itu PAN tak akan terburu-buru untuk mengumumkan calon dan meminta waktu hingga September 2016 sebelum menentukan pilihan.

"Semua kemungkinan bisa terjadi, awal September kami akan umumkan (calon)," ujar Yandri.

Insert : Gamis Katun Jepang Murah Berkualitas
Pin BB : 27e3c74e
WA :+6282242318804
FB : Gamis Katun Dan Pakaian Anak Ummu Nuriel

Hormati PDI Perjuangan

Secara khusus Yandri juga mengutarakan pandangannya terkait isu PDI Perjuangan yang semakin merapat ke kubu Ahok. Yandri menyatakan pihaknya sangat menghormati pilihan PDI Perjuangan tersebut.

Namun, kata Yandri, seandainya PDI Perjuangan bersatu dengan Ahok maka bisa dipastikan PAN tak akan berkoalisi dengan partai pimpinan Megawati Soekarnoputri tersebut.

"Jika PDI Perjuangan merapat ke Ahok maka sudah dipastikan PAN tak akan berkoalisi dengan mereka," katanya.

Yandri beralasan, PAN tak mau Pilkada DKI Jakarta hanya diikuti satu pasangan calon saja alias calon tunggal. Tugas PAN, lanjut dia, adalah menghadirkan calon alternatif bagi masyarakat Jakarta.

DKI Jakarta disebut Yandri sebagai barometer demokrasi di Indonesia, maka dari itulah mereka siap mencari calon yang bisa membuat proses demokrasi di Ibu Kota semakin meriah.

"Saya ucapkan selamat pada Ahok yang maju lewat partai politik, tapi tugas kami adalah mencari calon lain," kata Yandri.

SUMBER : CNNINDONESIA

Roy Suryo Otak Penonaktifan Ruhut Sitompul ?


Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Roy Suryo mengomentari tudingan Ruhut Sitompul yang mengatakan dia berada di balik pencopotan Ruhut sebagai juru bicara partai. "Saya tidak mau menyerang kader internal ke luar publik," kata Roy kepada Tempo saat dihubungi pada Selasa, 23 Agustus 2016.

Di salah satu televisi swasta pagi ini, Ruhut menyebutkan Roy adalah salah satu dalang di balik pencopotannya. Roy menyebutkan kabar itu sebenarnya sudah lama, dan sudah tersebar di Twitter. "Saya hanya senyum dan tertawa saja," kata Roy menanggapi.

Roy mengatakan pihaknya enggan mengomentari tudingan Ruhut. Ruhut dipecat dari jabatan Koordinator Juru Bicara Partai Demokrat. Pencopotan itu dilakukan oleh Ketua Umum Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), melalui pesan pendek.
 
Insert : Gamis Katun Jepang Murah Berkualitas
Pin BB : 27e3c74e
WA :+6282242318804
FB : Gamis Katun Dan Pakaian Anak Ummu Nuriel


Roy membenarkan ada pesan pendek yang dikirimkan SBY untuk Ruhut. Ia menyebutkan Ruhut menyebarkan sendiri pesan yang seharusnya tak diumbar itu ke publik. "Masyarakat yang menilai, Gusti Allah Mahabesar," ucap dia.

Menurut dia, selama ini Partai Demokrat memiliki mekanisme terkait dengan penilaian setiap kadernya. Apalagi, kata dia, SBY orang yang demokratis, sehingga tidak mungkin pencopotan dilakukan hanya karena ia mengusulkan.

Meski Partai Demokrat mencopot Ruhut sebagai juru bicara, posisi dia sebagai Ketua Departemen Koordinasi Politik, Hukum, dan Keamanan masih dipertahankan. Pencopotan itu diduga dilatarbelakangi oleh sikap Ruhut yang terkesan ngotot mendukung Basuki Tjahaja Purnama menjelang pilkada DKI Jakarta.

SUMBER : TEMPO

Memo SBY Untuk Penonaktifan Ruhut Sitompul


Politisi Partai Demokrat, Ruhut Sitompul, dicopot dari jabatannya sebagai Koordinator Juru Bicara Partai Demokrat.

Setelah informasi pencopotan itu menyebar, Ruhut langsung dipanggil oleh Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
"Tadi aku ditelepon Bapak (SBY). Bapak minta ketemu di suatu tempat," ujar Ruhut, dalam konferensi pers, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (22/8/2016).
Dalam pertemuan tersebut, lanjut Ruhut, SBY memberikan kepadanya secarik kertas berisi sejumlah pesan.

Pesan itu, kata Ruhut, juga untuk disampaikan kepada publik dan ditandatangani oleh SBY.
Berikut bunyi pesan SBY kepada Ruhut:
Tugas untuk Bung Ruhut Sitompul 

1. Tetap aktif dan kritis di Komisi III DPR. Terutama dalam penegakan hukum dan pemberantasan korupsi. Serta komunikasi aktif dengan Ketua Fraksi Partai Demokrat. 
2. Lebih aktif dalam jabatan di DPP sebagai Koordinator Polhukam.
3. Mengimplementasikan sikap politik Partsi Demokrat Non blok, tak masuk koalisi. Dukung kebijakan pemerintah yang prorakyat. 
4. Menyangkut isu politik yang sangat sensitif dan berkaitan posisi Partai Demokrat harus lebih memahami posisi PartaiDemokrat. 
5. Berkaitan dengan penataan kembali kepengurusan DPP dalam proses ke depan, tim juru bicara akan dipimpin langsung oleh SBY. 
6. Saya berharap Bung Ruhut Sitompul tetap kritis dan aktif dengan sikap kebijakan ketua umum. Jika ada yang ingin dikonfirmasikan agar langsung menghubungi ketua umum atau sekretaris jenderal dan ketua fraksi DPR RI. 
7. Untuk dilaksanakan dan Sukses Selalu
"Jadi sekarang saya kalau ada apa-apa langsung ke beliau sebagai ketua umum. Saya bilang, terima kasih, Pak," kata anggota Komisi III DPR itu.

SUMBER : KOMPAS
Insert : Gamis Katun Jepang Murah Berkualitas
Pin BB : 27e3c74e
WA :+6282242318804
FB : Gamis Katun Dan Pakaian Anak Ummu Nuriel

Minggu, 21 Agustus 2016

Desa Terpencil Dan Tertinggi Di Klaten

Gunung Merapi yang berada di perbatasan antara Daerah Istimewa Yogyakarta dan Provinsi Jawa Tengah menyimpan beragam kekayaan.
Mulai dari kekayaan alam hingga beragam kekayaan sosial budaya, serta kearifan lokal.
Seperti di kawasan Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, terdapat sebuah perkampungan yang menarik anda kunjungi. Adalah Gligir Pasang sebuah perkampungan yang terpisah dan terisolir dari perkampungan lainnya.
Siang itu, rombongan Tribun Jogja berkesempatan mengunjungi desa yang lebih dikenal dengan nama Gir Pasang tersebut.

Medan berat naik turun menuju Gligir Pasang, perkampungan kecil di Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
Sebelum memasuki perkampungan tersebut anda akan dihadapkan pada sebuah jurang yang curam dengan jalan setapak yang membelahnya.
Sebagian jalan setapak tersebut telah diperkeras dengan semen dan dibuatkan anak tangga, dan sebagian lainnya masih berupa tanah. Bagi siapa yang ingin mengunjungi Gir Pasang harus melalui jalur tersebut.
Perlu perjuangan yang cukup berat untuk mencapai perkampungan tersebut. Setiap pengunjung perlu berjalan kaki naik turun jurang sejauh kurang lebih dua setengah kilometer. Sebenarnya ada jalur lain menuju desa Gir Pasang, tetapi medannya lebih berat, yakni melalui wilayah Taman Nasional Gunung Merapi.
Hanya berjarak kurang lebih lima kilometer dari Puncak Merapi, wilayah Gir Pasang, termasuk jalur untuk menuju kesana masih banyak ditumbuhi beragam vegetasi.
Jika anda beruntung, saat meniti satu persatu anak tangga menuju ke perkampungan tersebut anda bisa melihat kawanan monyet ekor panjang mencari makan.
Gir Pasang tidak hanya unik karena letak geografisnya semata. Sesampainya di perkampungan tersebut anda akan disambut dengan suasana yang tenang dan sederhana.
Hampir semua rumah disana terbuat dari kayu dan bambu. Saat mengunjungi sana, Tribun Jogja di dampingi oleh Subur selaku ketua Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) Desa Wisata Tegalmulyo.
Dirinya menjelaskan di Gir Pasang dari dulu hingga saat ini jumlah rumahnya hanya ada tujuh. “Dari tujuh rumah tersebut terdapat 12 kepala keluarga dengan jumlah penduduk 34 jiwa,” jelasnya. Hampir seluruh penduduknya bermata pencaharian sebagai petani dan beternak.
Anda akan benar-benar merasakan ketenangan karena di sana tidak ada kendaraan bermotor sama sekali. Semua aktivitas dilakukan dengan berjalan kaki.

Medan berat naik turun menuju Gligir Pasang, perkampungan kecil di Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
Penduduk yang akan menjual hasil pertaniannya harus menggotong melewati jurang yang memisahkan perkampungan mereka.
“Anak-anak sekolah juga harus berjalan kaki menuju sekolah mereka sejauh tiga kilo dengan medan yang tadi kita lewati. Biasanya jam lima pagi mereka sudah berangkat sekolah agar tidak terlambat,” cerita Sentot.
Berada di daerah terpencil, warga Gir Pasang mengandalkan energi matahari dengan menggunakan panel tenaga surya untuk menerangi rumah mereka.
Meskipun hidup penuh kesederhanaan, mereka sangat ramah kepada semua orang yang mengunjungi perkampungan mereka.
Saat berada Gir Pasang Tribun Jogja ditawari minum di salah satu rumah warga bernama Martorejo (60). Di rumah sederhananya tersebut kami disuguhi teh hangat yang cukup membuat badan segar dan mengembalikan tenaga selepas meniti jalur yang cukup berat.
Sembari menikmati teh hangat, Martorejo menceritakan bahwa suaminya adalah generasi keempat yang tinggal di sana.
“Saya aslinya orang luar sini, dan bapak (suaminya) yang orang asli sini,” ujarnya. Meski telah berusia lanjut setiap harinya dia masih kuat naik turun jurang untuk melakukan beragam aktivitas, seperti mencari rumput dan kayu bakar.
Insert : Gamis Katun Jepang Murah Berkualitas
Pin BB : 27e3c74e
WA :+6282242318804
FB : Gamis Katun Dan Pakaian Anak Ummu Nuriel


Sementara itu ditambahkan oleh sesepuh Gir Pasang bernama Padmo, rumah yang hanya berjumlah tujuh tersebut telah berlangsung sejak zaman pendahulunya.
“Kami mempertahankan apa yang menjadi warisan leluhur, dan jumlah rumah di sini akan kami pertahankan,” ujar pria yang akrab disapa Mbah Padmo tersebut.
Jumlah rumah yang mampu bertahan sekian lama karena setiap tahunnya ada warga yang meninggalkan kampung tersebut terlebih para wanitanya yang dipinang oleh orang luar.
Selain terus menjaga jumlah rumah, Mbah Padmo juga terus berupaya menjaga beragam kearifan lokal seperti budaya gotong royong yang telah mulai banyak ditinggalkan masyarakat.
Tidak hanya menikmati keindahan alam dan kehidupan sosial masyarakatnya, kuliner khas Gir Pasang seperti nasi jagung dan sayur bung bambu cendani akan semakin memperkaya pengalaman anda di desa yang eksotis ini.


SUMBER : http://griyasedekah.org/girpasang-desa-terpencil-dan-tertinggi-di-klaten.html